DIA
Dikala senja yang tertutup oleh awan
Sinar keemasan pergi menjauh
Seakan ingin meneteskan peluh nya
Tanpa sadar dan tanpa kabar
Langit bersedih, awan pun menangis
Menjelma menjadi hujan
Yang dingin nya menyelimutiku
Tanpa permisi
Kau menjatuhkan air
Bertubi-tubi dengan kerasnya
Terdengarlah suaramu, mengheningkan telinga
Sampai hati ini tertidur kerena nya
Namun seketika semua sirna
Disaat kau datang tanpa rasa takut
Menghampiri hati yang gelap ini
Merangkul setiap langkahku
Dingin nya tanganmu di waktu itu
Membangunkan hati yang telah tertidur
Dia mengajak ku untuk memeluk mu
Agar kau merasakan hangat nya hati ini
~Tomy Iskandar
0 Comment to "Puisi ~ Dia"
Posting Komentar